Smartphone Anda pasti memiliki sejumlah opsi untuk keamanan. Ada yang menggunakan kunci layar dengan pola, PIN, kata sandi, Face ID, pemindai iris, dan sidik jari. Lalu dari sekian banyaknya metode, manakah yang lebih mudah dan aman? berikut ulasannya seperti dilansir pada maatatelingadotcom
gudang siki

1. Pengenalan wajah
Pengenalan wajah atau facial recognition bukannya hal yang baru. Metode ini pertama kali hadir di Android versi Ice Cream Sandwich. Fitur ini menggunakan kamera depan perangkat untuk mengambil foto wajah Anda dan kemudian menggunakan foto itu sebagai garis dasar untuk membuka kunci perangkat Anda.
Sayangnya, keamanan fitur ini sempat dipertanyakan dan lebih banyak kontra daripada pro. Kemudian, salah satu masalah terbesar adalah bahwa pencahayaan harus ideal untuk kamera depan sehingga dapat mengambil gambar wajah. Ada fitur serupa di iPhone X, yang disebut Face ID, meskipun teknologi dan cara kerjanya sedikit berbeda.
2. Pemindai Sidik Jari
Fitur ini mungkin paling populer saat ini, pasalnya banyak ponsel Android yang mengadopsinya. Seberapa baik fitur tersebut, tentu saja tergantung dari beberapa faktor seperti kualitas sensor dan penempatannya.
Kualitas, dalam hal ini, berarti kecepatan sensor membaca jari Anda. Ini sangat bervariasi antar perangkat, serta permukaannya yang anti gores. Ada mekanisme otentikasi biometrik tertentu yang menjadi lebih cepat saat Anda menggunakannya.
Menariknya, kabarnya ini menjadi fitur yang paling aman saat ini. Hal ini lantaran pembaca sidik jari cukup sulit diretas. Selain itu, sensor dikembangkan untuk mengenali panas tubuh dan pergerakan darah penggunanya.
3. Pemindai Iris
Metode ini pada dasarnya melakukan hal yang sama seperti pembaca sidik jari, dan itu memerlukan perangkat untuk memiliki kata sandi terdaftar kedua jika Anda tidak bisa membuka kunci ponsel Anda.
Dalam Galaxy S9 dan Note9, pemindai sidik jari dan iris tidak dapat diaktifkan secara bersamaan. Dengan kata lain, metode membuka kunci kedua harus berupa PIN atau kata sandi alfanumerik.
Kualitas juga bervariasi sesuai dengan kondisi pencahayaan dan di mana mata pengguna diposisikan. Pembaca yang lebih baik tidak akan melambat ketika mengenali mata pengguna, bahkan dalam kondisi cahaya redup.
Sistem yang memindai iris Anda juga perlu diintegrasikan sepenuhnya ke dalam pembaca sehingga bereaksi dengan cepat dan tidak dapat diretas. Secara teknis, sistem ini setara dengan pembaca sidik jari dalam hal keamanan.
4. Smart Lock
Smart Lock diperkenalkan pertama kali di Android 5.0 Lollipop , dan telah diperbarui di seluruh versi terbaru. Metode ini cukup unik, pasalnya pengguna dapat membuka perangkat dengan berbagai cara.
Pilih lokasi tepercaya Anda, seperti rumah atau kantor Anda, dan ketika Anda sampai di tempat-tempat itu, perangkat Anda akan dibuka kuncinya tanpa harus menggunakan salah satu dari metode ini. Anda bahkan dapat menggunakan perangkat Bluetooth sebagai lokasi tepercaya.
Saat ini, Smart Lock juga dapat diatur sehingga menjaga ponsel Anda tidak terkunci meskipun di saku Anda. Tampaknya ini bukan metode membuka kunci telepon Anda, tetapi lebih sebagai pelengkap. Ingatlah bahwa siapa pun dapat mengakses ponsel Anda ketika Anda berada di salah satu lokasi tepercaya Anda, atau bahkan terhubung ke perangkat Bluetooth.
5. PIN
Metode ini cukup sederhana, pengguna hanya perlu mengatur angka yang panjangnya tergantung pada versi Android yang Anda miliki. PIN bisa dijadikan metode kunci utama dalam smartphone.
Sayangnya, PIN juga terbatas dalam pemulihannya jika Anda lupa. Anda mungkin harus menghabiskan berjam-jam mencoba membuka kunci perangkat Anda. Selain itu ada beberapa smartphone yang menetapkan berapa kali Anda dapat mencoba membuka. Jika tidak sesuai dapat menyebabkan perangkat menghapus data pengguna.
Kemudian, Anda juga dapat menggunakan beberapa opsi penguncian yang dikombinasikan dengan PIN.
6. Kata Sandi
Kata sandi adalah metode membuka kunci tertua yang ada, dan itu dianggap paling aman oleh banyak pengguna. Anda dapat menggunakan kombo angka dan huruf apa saja untuk membuka kunci perangkat Anda. Sistem pemulihan sangat bervariasi tetapi, secara umum, sulit untuk memulihkan kata sandi seperti halnya PIN.

sumber : maatatelingadotcom
Salam Gudang Siki

Post a Comment

 
Top