Kawan mungkin berikut ini dapat membantu, sedikit informasi dari kawan kita yang mengikuti Bimtek Dapodikdasmen 15-17 September 2017 di THE101 Dago Hotel Bandung, dengan ringkasan hasil sebagai berikut :
gudang siki
  1. validasi sekolah dapodik, merah = invalid = tidak bisa sinkronisasi
  2. validasi pusat, merah = invalid = tidak mencegah sinkronisasi, validasi pusat muncul ke aplikasi ketika ada data yang hasil sinkronisasi dapodik, masuk ke server pusat, (hasil deteksi data sangkaan ganda/invalid) misalnya nama anak memakai huruf dan angka itu akan dikembalikan lagi ke sekolah untuk diperbaiki maka data yang dianggap invalid akan dibuka kunciannya, tapi hanya data yang dianggap invalid saja
  3. sekarang sekolah sudah muncul invalid pusat, silahkan cek masing masing data yang masih dianggap invalid tapi bisa sinkron data invalid tersebut memang tidak diketahui sebab nya, jadi silahkan ingat ingat data mana yang belum lengkap saja, jika peserta didik orang tuanya meninggal maka di aplikasi nama siswa tersebut menjadi warna biru, ini untuk menandai data siswa guna bantuan
  4. sarpras masih invalid kasus buku sudah hapus buku tapi masih invalid tetep terbaca ? buka hapus buku isikan lagi jumlah satuannya lalu sinkron
  5. plt kepala sekolah hasil tarik ptk online, sekolah induk ok gada masalah
  6. sekolah non induk =
  • walaupun kepsek di sekolah non induk dirubah registrasi menjadi non induk, tugas tambaha plt kepsek tetap = invalid merah
  • kalau jenis ptk dirubah jadi guru bisa sinkron, tapi otomatis merubah data di sekolah induk menjadi guru setelah sinkronisasi
  • implikasinya ke data tunjangan, tapi guru plt tidak terlalu besar implikasinya terhadap dapodik sekolah non induk, karena segala
  • tanggung jawab hanya di sekolah induk
  1. solusi tambahan terhadap dapodikdasmen:
  • agar dapodiknya bisa sinkron mengingat kebutuhan tunjangan dan bos mendekati batas waktu,
  • menganjurkan mengangkat / memilih guru yang jadi plt ada di sekolah tersebut yang dianggap senior
  • boleh mengambil guru kelas/guru mapel , jadi ini hanya untuk menyesuaikan dengan system dapodik
  • jadi nanti khususnya SD N/S silahkan ajukan plt tersebut ke UPTD wilayah masing-masing, begitupun SMP N/S silahkan langsung ke bagian kegawaian dinas Pendidikan masing-masing daerah
  1. tanda baca koma, tanda petik bisa terbaca kecuali nama kombinasi angka kena cleansing validasi pusat
  2. jadwal hanya jam tatap muka saja yang dientry tidak termasuk upacara, istirahat
  3. dapodiknya untuk kedepan tidak akan merubah struktur / tambah fungsi / fitur / menu yang tidak penting tapi akan lebih mengutamakan validasi dan kelengkapan referensi data
  4. npp nomor pokok perpustakaan wajib diisi bilaman sekolah mempunyai perpustakaan di sekolah
  5. http://npp.pnri.go.id/main/index.php?module=beranda
  6. http://npp.pnri.go.id/main/index.php?module=regnpp
  7. pangkat golongan tidak sesuai : cek tmt kgb dan tmt pangkat dan golongan mana yang lebih muda tanggalnya itu yang akan ditayangkan di cek gtk
  8. nuptk invalid cek :
  • nuptk salah ketik angka antara di dapodik dan gtk nuptk
  • penulisan nama tidak sama antara data dapodik dan data referensi gtk kemdikbud, misal : disingkat atau tidak disingkat
  • memasukan peg id di kolom NUPTK di aplikasi dapodiknya, karena peg id bukan nuptk
Semoga dapat membantu, Salam Gudang Siki

Post a Comment

 
Top