Kawan gudang siki sekalian, mengapa kok judulnya lebay banget ne postingan Cara seting frekuensi satelite Telkom 3S untuk menangkap signal channel Trans TV, Trans 7, ANTV dan Net TV pada MPEG2 dan MPEG4 ? Ah masa bodoh, kalo nggak lebay gitu, nggak akan banyak yang view. Ha ha ha
Informasi awal gan, sesuai dengan website blog detik bahwa satelite telkom 1 terdapat permasalahan dengan dayanya artinya batrei sudah soak alias habis sehingga telkom 1 sudah tidak bisa dipakai lagi sebagai sarana komunikasi.
Oke langsung saja gan, pada dasarnya hampir sama dengan ketika kita mau menangkap signal satelite Palapa D dan Telkom 1 atau yang lebih enaknya disebut dengan PALKOM tetapi disini hanya arahnya yang beda. Masih bingung kan. Ne saya jelaskan dibawah ini gan.
Untuk setingan receiver tetapkan saja Telkom 1, jangan diutik-utik dulu ataupun dihapus.
Kemudian perhatikan setingan LNB seperti pada gambar berikut ini, yang pertama adalah setingan untuk LNB Palapa dan Telkom 1 :
Selanjutnya, setingannya menjadi seperti berikut ini atau setingan LNB untuk Telkom 3s dan Palapa alias Kompal kemudian geser atau miringkan ke arah timur 5 sampai dengan 10cm tergantung posisi anda dimana. Hal ini akan berbeda-beda disetiap lokasi di Indonesia, 

Langkah berikutnya adalah berubah switch port LNB pada receiver. Perhatikan dengan teliti switch yang digunakan apakah Switch DiseCq 2x1 atau Switch 22K On/Off.

Bila Menggunakan DiseCq 2x1:
Maka bila setingan awal pada receiver terlihat untuk Palapa D berada pada posisi PORT 1 maka ubah ke posisi PORT 2 dan selanjutnya posisikan PORT 1 untuk satelit Telkom 3S. (posisi port jangan sampai salah ya, ini sangat penting sekali)

Bila Menggunakan Switch 22K On/Off:
Maka bila setingan awal pada receiver terlihat untuk Palapa D berada pada posisi 22K On maka ubah ke posisi 22K Off dan selanjutnya posisikan 22K On untuk satelit Telkom 3S.

CATATAN:
  1. Bila sebelumnya posisi fokus berada pada Palapa D, maka dengan cara mengubah port LNB maka secara otomatis pada saat ini posisi fokus berada pada Telkom 3S ini karena perbedaan posisi Telkom 1 dengan Telkom 3S.
  2. Sebagai tambahan kita tidak perlu mengubah jarak antar 2 LNB karena tidak ada perbedaan yang signifikan antara Telkom 1 (108.2) > Palapa D (113) = 4.8 dengan Palapa D (113) > Telkom 3S (118) = 5.
  3. Bila sekiranya sudah tidak ada lagi yang tertinggal, waktunya untuk melakukan tracking ke satelit yang dituju untuk dengan mencari channel terkuat.
  4. Selanjutnya cukup naikkan tiang menyangga sehingga kemiringannya menuju ke arah timur kurang lebih 2 cm saja.
Lalu bagaimana, bila kita ingin fokus ke Satelit Palapa D? Maka bila merujuk ada posisi antena diatas maka kita harus mengubahnya dengan cara menggeser tiang fokus (3 buah tiang penyangga bracket LNB) sehingga LNB untuk Satelit Palapa D benar-benar fokus.
Sebenarnya ada cara lain agar fokus pada satelit palapa d, yaitu dengan cara memutar antena parabola dengan jarak 180 derajat atau dalam artian yang awal posisi Timur menjadi ke Barat dan Barat ke Timur. Dengan demikian secara otomatis bila sebelum di putar posisi fokus berada pada satelit palapa maka setelah diputar pun tidak akan berubah pula, bukan?
Dan sebenarnya cara ini yang sangat direkomendasikan, karena selain tanpa mengubah tiang fokus tersebut kita pun tidak perlu mengubah settingan switch/DiseCq pada menu receiver.
Terakhir silahkan tracking ke satelit yang di tuju dengan memasukan frekuensi terkuat, bila terlock lanjutkan dengan melakukan scan dan bisa juga dilanjutkan dengan scan buta (blind scan).

Demikian, semoga dapat dipahami. Dan bila masih ada yang perlu dibahas atau ditanyakan silahkan tinggalkan pesan melalui kotak komentar dibawah, salam Gudang Siki.

Post a Comment

 
Top